Penantian di ujung dermaga

Terimakasih

Itulah yang belum sempat Aku ucapkan padamu.

Perlukah Aku juga meminta maaf padamu?

Bila mau berkesah mungkin Aku tlah lelah.

Pada orang-orang yang berkilah.

Dengan tidak punya alasan untuk marah.

Apalagi menangis.

Hanya menangis,,,

Mungkin aku hanya bisa memilin rasa, yang kini beraneka rupa.

Atau mungkin takut akan cerita.

Tidak tahu tempat Dan cara melampiaskamya.

Dan sekali lagi terimakasih Ku ucapkan padamu.

Karena telah memberi alasan untuk itu.

Sekian lama Aku menunggu, setia padamu.

Aku sama sekali tidak merasa marah, hanya saja Aku tidak bisa menahan derai air yang mengalir Ini.

Sekarang aku hanya bisa menelan ludah, 

Mungkin,

Memang seharusnya Aku harus meminta maaf 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s