Untukmu Wahai pemalas

Bangunlah, Wahai Pemalas
mau Sampai kapan berleha-leha
Ucapan favoritmu adalah “Nanti saja”
Tak sadar suatu saat kau habis terlibas waktu.

Katamu sudah cukup puas
dengan semua yang ada
Untuk apalagi susah payah berusaha?
Yang ada malah lelah akibat terlalu keras, katamu

jika demikian,

tak perlukah menebar iri, dengki, dan semua kebencian
kepada mereka yang tak henti bergerak
sementara kalian memilih diam dalam kerak
bukan salah mereka kalian merana
katanya suka leha-leha
biarkan terus berusaha…
sementra kalian sendiri enggan kemana-mana,
BERHENTILAH MERENGEK, wahai para pemalas
jangan buat mereka gerah dengan kalian yang bisanya berkeluh kesah
Terus menerus mencari siapa yang salah

*) disadur di sebuah puisi diKOMPASIANA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s